SEJARAH PRODI
1. Prodi Teknologi Informasi Berdiri Bersamaan Dengan Perubahan Status STKIP PGRI Lubuklinggau Menjadi Universitas PGRI Silampari, Pada Tanggal 18 Januari Tahun 2022.
2. Pembukaan Program Studi Teknologi Informasi di Universitas PGRI Silampari didasarkan pada empat pilar utama yang saling terkait: kebutuhan pasar, kesiapan institusi, kontribusi pada pembangunan daerah, dan mandat kebijakan nasional. Revolusi digital telah menjadikan setiap perusahaan sebagai perusahaan teknologi. Sektor perbankan bertransformasi menjadi digital banking, ritel berevolusi menjadi e-commerce, pendidikan bergeser ke arah edtech, bahkan sektor pertanian dan pertambangan kini mengadopsi Internet of Things (IoT) dan otomatisasi berbasis data. Hasil riset lintas platform pencarian kerja menunjukkan bahwa lowongan di bidang teknologi informasi konsisten berada di 10 besar posisi paling dicari setiap tahunnya. Posisi seperti software engineer, data analyst, cyber security specialist, network administrator, dan IT project manager menjadi tulang punggung operasional perusahaan modern. Selama ini, konsentrasi lulusan TI masih terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Sementara itu, kota/kabupaten di luar pusat pertumbuhan konvensional mengalami kelangkaan talenta IT. Akibatnya, industri di daerah kesulitan merekrut tenaga IT lokal dan harus mendatangkan dari luar kota dengan biaya lebih tinggi. Universitas PGRI Silampari hadir untuk menjembatani kesenjangan ini. Dengan membuka Prodi Teknologi Informasi, universitas tidak sekadar menambah program studi, tetapi membangun pusat produksi talenta digital di wilayah yang selama ini kurang terlayani. Lulusan Teknologi Informasi tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Ekosistem startup digital Indonesia tumbuh pesat dan menjadi salah satu yang terdepan di Asia Tenggara. Prodi Teknologi Informasi yang membekali mahasiswa dengan keterampilan membangun produk digital, memahami pasar, dan mengelola proyek teknologi akan melahirkan wirausaha-wirausaha baru berbasis inovasi. Dengan membuka Prodi Teknologi Informasi, Universitas PGRI Silampari menegaskan posisinya sebagai pusat unggulan (center of excellence) di bidang teknologi informasi tingkat regional. Hal ini akan mendorong efek berganda (multiplier effect)
3. Beasiswa yang tersedia sampai saat ini pertahun 2026 adalah KIP
4. Teknologi Informasi berisikan dengan 5 dosen homebase prodi, dan semuanya sudah mempunyai jabatan fungsional.
5. INDUSTRY CLASS PROGRAM : Kurikulum dirancang dan diimplementasikan bersama mitra industri. Mitra tidak hanya menjadi pengguna lulusan, tetapi terlibat sejak penyusunan kurikulum, perkuliahan, hingga evaluasi capaian pembelajaran.
SMART VILLAGE INNOVATION CENTER (SVIC) : Impian untuk menjadi pusat riset dan
pengembangan teknologi tepat guna berbasis kebutuhan desa/kota.
ALUMNI SUPERIOR TRACKING SYSTEM : Program pendampingan lulusan (alumni tracking and
mentoring) yang memastikan keberhasilan karir alumni dan memperkuat jejaring profesional.
6. Lulusan Teknologi Informasi diproyeksikan menjadi talenta paling dicari tahun 2026 karena transformasi digital di sektor pemerintahan, perbankan, logistik, dan UMKM. Seperti Software Developer / Engineer, Web Developer, UI/UX Designer, Mobile Application Developer dan masih banyak lain nya.
7. Foto kegiatan dan kunjungan